TERLALU MENCEMASKAN MASA DEPAN
Kadang kita merasa risau dengan
angan-angan yang kita bangun sendiri. Padahal dalam angan-angan tersebut tak
jarang syaitan menyusupinya sehingga hati kita menjadi galau, sedih, takut,
cemas dan sebagainya. Jika kita terus pelihara akan menjadi ketakutan yang
berlebihan.
Jangan khawatir sob akan masa
depan, sebab Allah bersama kita. Niatkanlah semua karena Allah. Apa yang telah
terjadi,sekarang terjadi. Atau yang akan terjadi adalah kehendak-Nya. Seorang
manusia yang memperpanjang angan-angannya hanya akan membuatnya lupa akan
kehidupan akirat.
Sesuatu yang menjadi angan-angan
manusia sesungguhnya akan menjauh dirinya. Dia tidak tau akan terjadi atau
tidak. Ia lupa bahwa Allah yang mengatur segalanya. Jika ia pasrahkan hidup mati
dan apa yang akan terjadi kepada Allah, pasti ia akan siap menerima segala
kejadian atau peristiwa dalam hidupnya. Segala yang akan diterimanya kelak
adalah yang terbaik dari Allah.
Sementara, kehidupan akhirat
sudah pasti kejadiannnya. Sebaiknya waktu yang terrsedia didunia ini kita
gunakan umtuk memperbanyk dzikir. Hilangkanlah angan-angan panjang karena dunia
ini bukan tujuan akhir.
Rosulullah SAW penuh mengatakan,
“hai sekalian manusia, tidaklah kalian malu kepada Allah? Kalian mengumpulkan
sesuatu yang tidak kalian makan, mengkhayalkan apa yang tidak kalian capai, dan
membangun apa yang tidak kalian huni”.
Rosulullah menganjurkan supaya
kita mensyukuri apa yang terjadi sekarang dari pada berangan-angan tentang apa
yang akan terjadi besok.
Komentar
Posting Komentar