DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI
DAMPAK
POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI
A.
PENGERTIAN
TEKNOLOGI INFORMASI
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk
mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan,
memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas,
yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk
keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang
strategis untuk mengambil keputusan. Teknologi komunikasi merupakan perluasan
dari ilmu komunikasi dengan basis teknologi seperti wireless, internet, faximille,
komputer dan sebagainya.
teknologi
informasi dan teknologi komunikasi.
1.
Teknologi Informasi meliputi segala hal yang
berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi.
2.
Teknologi Komunikasi adalah segala sesuatu yang
berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data
dari perangkat yang satu ke lainnya.
Secara khusus,
tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan komunikasi adalah:
1.
Menyadarkan kita akan potensi perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi
untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang
hayat.
2.
Memotivasi kemampuan kita agar bia beradaptasi
dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bias melaksanakan dan menjalani
aktifitas kehidupan sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3.
Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan
Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja,
dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.
4.
Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK,
sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik dan mendorong kita
lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganiasi informasi, dan
terbiasa bekerjasama.
5.
Mengembangkan kemampuan belajar mandiri,
berinisiatif, inovatif, kreatif dan bertanggung jawab dalam penggunaan
Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan
masalah sehari-hari.
B. DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI SECARA
UMUM.
1.
DAMPAK POSITIF
Tidak
bisa dipungkiri jika anak tidak bisa jauh dari kemajuan teknologi terutama
pada teknologi informasi yang semakin hari semakin cepat. Dan ini dapat
membuat anak mendapatkan kemudahan terhadap informasi serta kemudahan untuk
menjalin komunikasi dengan jarak yang jauh. Akibat kemajuan teknologi, banyak
permainan-permainan kreatif dan menantang yang ternyata banyak disukai oleh
anak-anak. Dan hal ini secara tidak langsung sangat menguntungkan untuk
anak-anak karena sangat memberi pengaruh terhadap tingkat kreativitas anak.
Berikut
ini beberapa hal yang menjadi dampak positif perkembangan Teknologi Informasi.
a. Mempermudah
dan mempercepat akses informasi yang kita butuhkan.
b. Mempermudah
dan mempercepat penyampaian atau penyebaran informasi.
c. Mempermudah transaksi perusahaan atau perseorangan untuk
kepentingan bisnis.
d. Mempermudah penyelesaian tugas-tugas atau pekerjaan.
e. Mempermudah
proses komunikasi tidak terhalang waktu dan tempat.
f. Banyaknya
penggunaan teknologi informasi membuka lowongan kerja.
2.
DAMPAK NEGATIF.
Sisi negatif
dari teknologi sekarang adalah mudahnya terhipnotis sehingga tidak sedikit yang
menyukai dunia maya dan melupakan dunia nyata. Karena teknologi memberikan
banyak kemudahan, tidak sedikit anak-anak tidak sabar dalam menghadapi kelambatan
dan kesulitan. Dan hal ini juga menimpa pada anak-anak terutama pada anak usia
5 hingga 12 tahun. Selain itu, kemajuan teknologi berdampak pada kurangnya
sosialisasi anak pada teman-temannya karena lebih menyukai menyendiri dengan
permainan teknologinya. Anak lebih memilih berdiam diri dengan kesibukan game
online , browsing ,dll dan interaksi lainnya dari pada bergaul dengan
teman-teman nya yg lebih positif. Sementara itu
dampak negatif perkembangan Teknologi Informasi antara lain,
a.
Isu SARA, kekerasan dan pornografi
menjadi hal yang biasa.
b.
Kemudahan transaksi memicu
munculnya bisnis-bisnis terlarang seperti narkoba dan produk black market atau
ilegal.
c.
Para penipu dan penjahat
bermunculan terutama dalam kasus transaksi online.
d.
Munculnya budaya plagiarisme atau
penjiplakan hasil karya orang lain. Semua kebijakan atau suatu perkembangan
pasti diikuti sisi positif dan negative, termasuk dalam perkembangan Teknologi
Informasi dalam kehidupan kita dan hendaknya kita sendiri yang mewaspadai
fenomena yang terjadi supaya bisa meminimalisir sisi yang negative.
C.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI
DI BIDANG PENDIDIKAN.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu
pengetahuan dan teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan
dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan
penyajian informasi. Dalam bidang pendidikan, TIK banyak memiliki peranan.
Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalih fasihan buku, guru dan sistem
pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional. Teknologi Informasi
menyebabkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang dan berkembang. Namun, TIK
juga memiliki dampak positif dan negative terhadap kehidupan, salah satunya
yang menonjol adalah di bidang pendidikan.
a.
Dampak positif teknologi informasi dibidang
pendidikan.
Beberapa dampak
positif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pendidikan, antara
lain:
a. Informasi yang
dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
b.
Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang
dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
c.
Kemajuan TIK juga akan memungkinkan
berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang
tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
d.
Sistem administrasi pada sebuah lembaga
pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
e.
Munculnya media massa, khususnya media
elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
f.
Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru,
yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi
terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi
yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat
abstrak.
g.
Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap
muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan
siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos, internet dan
lain-lain.
h.
Mengurangi ketertinggalan dalam pemanfaatan TIK
dalam pendidikan dibandingkan dengan negara berkembang dan negara maju lainnya.
i.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia
melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.
j.
TIK sebagai sistem pendukung keputusan dalam
dunia pendidikan. Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu dan
profil institusi pendidikan diketahui oleh pemerintah.
k.
Berbagi hasil penelitian, hasil penelitian yang
dimuat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain disegala penjuru dunia
dengan cepat.
l.
Konsultasi dengan pakar, konsultasi dangan para
ahli dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada
ditempat yang sangat jauh.
m.
Perpustakaan online, perpusatakaan online
adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
n.
Diskusi online. Diskusi online adalah diskusi
yang dilakukan melalui internet.
o.
Kelas online. Aplikasi kelas online dapat
digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan
sekolah-sekolah terbuka.
p.
“Computer Aided Instruction” telah terlihat
sedikit meningkatkan kinerja siswa pada pilihan ganda, pengujian standar di
beberapa daerah. Computer Aided (atau Assisted) Instruksi (CAI), yang
umumnya mengacu kepada siswa belajar mandiri atau tutorial pada PC, telah
terbukti sedikit meningkatkan nilai tes siswa dalam membaca dan keterampilan
matematika ataupun pelajaran yang lainnya, meskipun apakah peningkatan tersebut
berkorelasi dengan perbaikan nyata pada pembelajaran siswa.
q.
TIK yang digunakan dalam mata pelajaran sekolah
yang berbeda. Penggunaan TIK untuk simulasi dan pemodelan dalam sains dan
matematika telah terbukti efektif, karena memiliki pengolah kata dan perangkat
lunak komunikasi (e-mail) dalam pengembangan bahasa siswa dan kemampuan
komunikasi.
r.
Akses luar sekolah mempengaruhi kepercayaan
pengguna. Siswa yang menggunakan komputer di rumah juga menggunakan komputer
di sekolah lebih sering dan lebih percaya diri daripada siswa yang tidak
memiliki akses di rumah mereka.
s.
b.
Dampak negative teknologi informasi dibidang pendidikan.
Ada
biaya besar yang terlibat diantara siswa miskin dan pendidikan yang dapat
berakhir menjadi kerugian. Hal ini sering disebut sebagai faktor dalam
kesenjangan digital. Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari Teknologi
Informasi da Komunikasi dalam bidang pendidikan antara lain:
a.
Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah
terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena
semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan
melakukan kecurangan.
b.
Walaupun sistem administrasi suatu lembaga
pendidikan bagaikan sebuah sistem tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu
kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
c.
Salah satu dampak negatif televisi adalah
melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang
singkat (short span of attention).
d.
Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program
tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test
dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan permasalahan ini adalah tes
psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi
harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
e.
Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang
tertentu untuk melakukan tindakan kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang
pendidikan juga mencetak generasi yang e-book berpengetahuan tinggi
tetapi mempunyai moral yang rendah. Contohnya dengan ilmu computer yang tinggi
maka orang akan berusaha menerobos system perbangkan dan lain-lain.
f.
Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana
satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload, tetapi
masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital library,
namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
g.
Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam
pendidikan, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam
pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan TIK. Analisis untung
ruginya pemakaian.
h.
Mahasiswa dan kadang-kadang guru, bisa
kecanduan aspek teknologi, bukan isi pelajaran. Hanya karena topik dapat
diajarkan melalui TIK, tidak berarti bahwa itu diajarkan secara efektif via
TIK. Bahkan jika subjek dapat diajarkan secara efektif melalui TIK, dan
ada uang yang tersedia, itu tidak selalu berarti bahwa selalu ada keuntungan
untuk itu . Ada banyak studi atau kajian yang dilakukan untuk mencari dan
melihat apakah penggunaan TIK dapat meningkatkan pembelajaran .
i.
Perlu untuk tujuan yang jelas. TIK
dipandang kurang efektif (atau tidak efektif) ketika tujuan untuk mereka
gunakan tidak jelas. Seperti menggunakan internet untuk mencari video porno
ketika menggunakan computer di sekolah.
D.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI
DI BIDANG BIDANG PEMERINTAHAN.
Penggunaan teknologi informasi yang dapat
meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak-pihak lain disebut
e-government. Penggunaan hubungan ini dapat dibedakan menjadi 3 bentuk, yaitu:
G2C (Government to citizen), hubungan antara
pemerintah dengan masyarakat,
G2B (Government to bussines), hubungan antara
pemerintah dengan pengusaha,
G2G (Government to Government), hubungan antara
pemerintah dengan pemerintah
Konsep e-government mengacu pada penggunaan
teknologi informasi dan komunikasi oleh pemerintahan, misalnya menggunakan
jaringan internet. E-government dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah
dengan penduduk, bisnis dan kegiatan lainnya.
1. DAMPAK
POSITIF TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PEMERINTAHAN.
Beberapa dampak positif dari Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
a.
Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,
informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus
menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa
harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
- Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum, adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik, keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
- Pemberdayaan
masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh.
Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya. - Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja. Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on-line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan teknologi informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi hal baru dan upaya peningkatan kinerja serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance).
- Hilangnya birokrasi yang selama ini seolah-oleh menjadi penghalang bagi masyarakat dalam berhubungan dengan pemerintah sehingga pelaksanaan pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien.
- Keberadaan e-government akan berimbas pada dimensi sumber daya manusia disetiap pelayanan publik. Tidak tertutup kemungkinan akan meruyaknya kekhawatiran yang disebabkan oleh rasionalisasi jumlah karyawan. Karyawan yang dinilai tidak memiliki kesediaan dan kemampuan generik untuk menjalankan e-government akan berhadapan dengan dua resiko; diberhentikan (retrenchment) atau menjadi pelatihan dalam rangka membentuk kompetensi lunak (soft compentencies) dan keterampilan kerja serta mengintegrasikan diri kedalam struktur informasi yang baru.
- Dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik, teknologi informasi masih dianggap sebagai alat “pengotomasi proses” yang diharapkan dapat mengurangi proses yang dilakukan secara manual dibanding sebagai alat yang dapat mengurangi birokrasi.
- Dalam konteks partisipasi semua pihak untuk penyusunan kebijakan, teknologi informasi masih dianggap sebagai alat yang mempermudah pengumpulan informasi dibanding sebagai alat yang dapat membuka komunikasi dengan pihak luar seperti publik atau instansi lain.
- Dalam konteks keterbukaan (transparansi) internal, teknologi informasi masih dianggap sebagai sarana penyedia akses dibanding sebagai sareana penyediaan informasi yang lebih spesifik seperti latar belakang suatu kebijakan misalnya.
- Dalam konteks pelaksanaan suatu kebijakan, teknologi informasi masih dilihat sebagai sarana untuk mempercepat pelaporan dibanding sebagai sarana untuk membantu proses monitoring.
- Dalam konteks peningkatan kualitas suatu kebi akan teknologi informasi masih dilihat sebagai sarana untuk memperluas sumber informasi dan data dibanding sarana yang dapat menciptakan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.
- Timbulnya kelas menengah baru. Pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi dalam bidang pemerintahan yang didalamnya termasuk juga bidang politik akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
- Proses Regenerasi Kepemimpinan. Sudah jarang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
- Di bidang Politik Internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh regionalisme. Kemajuan di bidang Teknologi Komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang Teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut.
- Teknologi Informasi dan Komunikasi membawa transformasi lengkap terhadap pemerintah.
- Sektor TIK
memberikan kontribusi untuk pendapatan pemerintah dalam dua cara.
Pemerintah memperoleh pendapatan ketika mereka menjual lisensi atau privatisasi perusahaan milik negara. Mereka juga memperoleh pendapatan dari pajak dan pembayaran biaya lisensi tahunan. - Sektor TIK menghasilkan pendapatan dengan jumlah yang sangat besar bagi pemerintah. Negara-negara dimana basis pajak terbatas Indeveloping, pendapatan ini merupakan bagian penting dari keseluruhan pendapatan pemerintah.
- Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, pemerintah membentuk program ICT4PR (Information and Communication Technology for Proverty Reduction) yaitu membangun pusat-pusat teknologi informasi dan komunikasi khususnya di daerah pedesaan seperti telecenter.
- Pegawai pemerintahan terbantu melaksanakan tugas dengan kemajuan alat-alat teknologi informasi, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil menangkap para koruptor yang merugikan Negara dengan memanfaatkan telepon seluler para koruptor. Telepon seluler koruptor ini disadap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga KPK bisa mengetahui perbuatan korupsi para koruptor.
- Polisi berhasil menangkap para penjahat dengan menggunakan alat teknologi informasi, yaitu dengan pemasangan kamera CCTV.
- Pemerintah di negara-negara miskin dapat menjembatani kesenjangan antara lingkungan global, pegawai pemerintah, dan warga negara mereka. Memiliki akses ke informasi ini memungkinkan pemerintah untuk meletakkan dasar bagi kebijakan dan membuat komitmen untuk memperbaiki kondisi. Mampu memperoleh informasi dari luar akhirnya membantu dalam perbaikan nasib rakyat mereka.
- Di negara-negara yang tidak memiliki akses internet dan sistem komputerisasi, teknologi informasi pasti bisa menjadi lebih hemat. Memperkaya kehidupan masyarakat miskin di negara-negara berkembang dapat dicapai melalui penggunaan teknologi modern seperti database perawatan medis, ponsel untuk meningkatkan mata pencaharian, dan komputer untuk mengaktifkan kemampuan warga dalam bersaing untuk pekerjaan online di pasar global. Pemerintah dapat menjadi lebih dekat dengan rakyatnya melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga meningkatkan efisiensi dan membantu untuk membuat hidup mereka lebih baik.
2.
DAMPAK NEGATIF TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PEMERINTAHAN.
a. Beberapa dampak
negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan,
antara lain.
b. Semakin
bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber
crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus
pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
c. Biaya
Walaupun politik dalam pemerintahan yang menggunakan informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada konvensional, namun sebelumnya untuk membuat infrastruktur dan teknisinya akan memiliki biaya yang sangat mahal.
Walaupun politik dalam pemerintahan yang menggunakan informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada konvensional, namun sebelumnya untuk membuat infrastruktur dan teknisinya akan memiliki biaya yang sangat mahal.
d. Jangkauan
akses. Harus diakui tidak semua orang melek terhadap teknologi. Bagi warga
yang berada jauh di pedalaman akan susah untuk mengakses website, blog, atau
video streaming tentang politik di Indonesia.
e. Transparansi.
Pada beberapa negara maju, banyak yang meragukan berita-berita negara yang diterbitkan oleh negara sendiri. Alasannya karena yang menulis berita itu adalah negara dan penerbitnya adalah negara. Kecurigaan akan modifikasi berita dapat terjadi.
Pada beberapa negara maju, banyak yang meragukan berita-berita negara yang diterbitkan oleh negara sendiri. Alasannya karena yang menulis berita itu adalah negara dan penerbitnya adalah negara. Kecurigaan akan modifikasi berita dapat terjadi.
f. Privasi.
Sebuah badan politik seperti negara memerlukan tanggapan dari warganya. Jika negara terus meminta informasi maka privasi dari seseorang semakin sulit untuk dijaga. Ini akhirnya menjadi dilema, di sisi yang satu data dari masyarakat dihimpun untuk mengembangkan kegiatan negara namun di sisi yang lain negara pun harus menjunjung tinggi hak privasi warganya.
Sebuah badan politik seperti negara memerlukan tanggapan dari warganya. Jika negara terus meminta informasi maka privasi dari seseorang semakin sulit untuk dijaga. Ini akhirnya menjadi dilema, di sisi yang satu data dari masyarakat dihimpun untuk mengembangkan kegiatan negara namun di sisi yang lain negara pun harus menjunjung tinggi hak privasi warganya.
g. Penggunaan
persenjataan canggih untuk menyerang pihak lain demi kekuasaan dan kekayaan.
h. Terorisme yang
semakin merajalela.
i.
Kurangnya privacy suatu negara akibat
kerahasiaan yang tidak terjamin dengan semakin canggihnya alat –alat pendeteksi
j. Seringnya
terjadi kasus saling menghujat antar golongan.
k. Mudahnya
penyalahgunaan media sosial untuk kepentingan politik.
l.
Pemerintah bukan pemimpin dalam
teknologi. Mereka bereaksi terhadap lingkungan sekitar mereka daripada
mencoba untuk menemukan cara-cara baru yang lebih efisien. Akibatnya, lebih
mahal untuk mengubah segala sesuatunya sekaligus mengeluarkan sejumlah besar
uang tunai untuk memenuhi kebutuhan peralatan dan kebutuhan pelatihan staf. Hal
ini juga menyebabkan lebih tidak efisien sebagai sistem baru yang membingungkan
dengan situasi yang lama dan kacau.
m. Pemerintah
menyimpan informasi rahasia, seperti data dari warga negara dan keamanan data
negara tertentu. Karena semua informasi menjadi digital dan tersedia bagi siapa
saja yang ingin untuk melihatnya, dapat terjadi pelanggaran keamanan yang tak
terelakkan. Dan sementara banyak perusahaan telah memiliki skandal mengenai
informasi pelanggan yang bocor atau hack, pemerintah lebih rentan, karena
mereka jarang menarik orang yang terbaik dalam TI di lapangan sebagai karyawan.
Sekali lagi, mereka cenderung bereaksi setelah fakta daripada proaktif.
n. Transparansi.
Warga ingin tahu apa pejabat pemerintah dan karyawan lakukan. Dan internet sangat cocok untuk jenis masyarakat. Bisnis semua orang dan kegiatan pribadi tersedia secara online. Dan sementara tren ini mempengaruhi kemampuan individu untuk memperoleh pekerjaan atau masuk ke sekolah yang sangat baik, juga dapat mempengaruhi pemerintah. Percakapan, tindakan, keputusan dan motif yang sedang dimainkan di internet dalam email, situs jejaring sosial, video dan blog pribadi. Para pejabat pemerintah dan karyawan tidak bisa lagi bersembunyi di selubung rahasia.
Warga ingin tahu apa pejabat pemerintah dan karyawan lakukan. Dan internet sangat cocok untuk jenis masyarakat. Bisnis semua orang dan kegiatan pribadi tersedia secara online. Dan sementara tren ini mempengaruhi kemampuan individu untuk memperoleh pekerjaan atau masuk ke sekolah yang sangat baik, juga dapat mempengaruhi pemerintah. Percakapan, tindakan, keputusan dan motif yang sedang dimainkan di internet dalam email, situs jejaring sosial, video dan blog pribadi. Para pejabat pemerintah dan karyawan tidak bisa lagi bersembunyi di selubung rahasia.
E.
DAMPAK POSITIF
DAN NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM BIDANG EKONOMI.
Dalam perekonomian suatu negara, teknologi
informasi mulai dirasa mempunyai peran yang penting dalam perekonomian suatu
negara karena dengan berkembangnya teknologi informasi, perekonomian suatu
negara mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang
dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya.
Saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk
mendukung pertumbuhan ekonomi, berbagai aplikasi tercipta untuk
memfasilitasinya. Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan
teknologi informasi dan komunikai di negara tersebut. Semakin tinggi
perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi
negara tersebut. Namun perkembangan teknologi informasi ini juga memiliki sisi
negatif, dimana banyak penyalahgunaan teknologi dalam melakukan tindak
kriminal.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu hal yang
tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan
berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan
untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak
kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus
dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa
oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun
demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif,
di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif dari kemajuan
teknologi dalam kehidupan manusia.
1. DAMPAK
POSITIF TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM BIDANG EKONOMI.
Teknologi
yang berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun
transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara.
Lebih lanjut dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang
ekonomi adalah:
a.
Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
- Terjadinya industrialisasi.
- Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
- Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
- Kemajauan ekonomi dalam bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.
- Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
- Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
- Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
- Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
- Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
- Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
- Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
- Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce.
1)
Internet Banking.
Internet
banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet.
Transakasi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang,
pembayaran tagihan. Keuntungan internet banking bagi bank adalah bank dapat
memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan
kapan saja.Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain:
a) Menghemat waktu, karena tidak perlu datang ke
bank untuk melakukan transaksi.
b) Menghemat biaya, karena transportasi menuju ke
bank dapat dihilangkan.
c)
Lebih cepat, karena tidak perlu menunggu
antrean yang banyak.
2)
SMS Banking
SMS Banking
adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan SMS (Short Message
Service). Transaksi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer
uang, dan pembayaran tagihan.E-commerce Perdagangan elektronik (Electronic
commerce ) Electronic commerce adalah perdagangan yang dilakukan dengan
memanfaatkan internet. Keuntungan perdagangan elektronik antara lain:
a) Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas,
karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
b)
Perusahaan tidak perlu membuka cabang
distribusi
c)
Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak
banyak.
d)
Harga barang lebih murah, karena biaya
operasionalnya murah.
Keuntungan yang
diperoleh konsumen antara lain:
a)
Konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat
barang.
b)
Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya
perjalanan.
c)
Konsumen dapat membandingkan harga dari
pemasang iklan lain di internet.
d)
Konsumen dapat membeli barang yang di dalam
negeri tidak ada
e)
Harga barang lebih murah.
f)
Dengan berkembangnya TIK yang menyebabkan
banyaknya bermunculan pedagang online, konsumen tidak perlu ke toko untuk
mendapat barang.
g)
Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya
perjalanan.
h)
Konsumen dapat membandingkan harga dari
pemasang iklan lain di internet.
i)
Konsumen dapat membeli barang yang tidak ada di
dalam negeri.
j)
Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun
jasa computer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin,
periodik, maupun insidentil dan menyediakan informasi dengan cepat dan tepat.Sistem
Informasi Manajemen (SIM) / Management Information system (MIS), merupakan
sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak
bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, bahkan
perusahaan kecil. Di perusahaan dagang seperti department store, telah
dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol
komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari
ruangan kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang
dagangan, menghitung rugi laba, inventori dan sebagainya.
2.
DAMPAK NEGATIF TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM BIDANG EKONOMI.
Beberapa dampak negatif dari Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
a.
Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet
menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti
transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
b.
Hal yang sering terjadi adalah pembobolan
rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial
yang besar.
- Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi kasus penipuan dalam perdagangan online.
- Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.
- Violance and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan dalam dunia bisnis di internet. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang tabu.
- Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan kejahatan.
1)
Cybercrime
Cybercrime adalah kejahatan yang di lakukan
seseorang dengan sarana internet di dunia maya yang bersifat:
a) Melintasi batas
Negara
b) Perbuatan
dilakukan secara illegal
c)
Kerugian sangat besar
d)
Sulit pembuktian secara hokum
2)
Hacking
Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud
mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan. Seperti hacking pada
facebook yang sering terjadi sebagai sarana untuk jual beli online sehingga
menimbulkan kerugian bagi penjual ataupun pembeli.
3)
Cracking
Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan
dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan pada
jaringan tersebut. Dalam dunia bisnis online hal ini menimbulkan kerugian yang
besar.
Saling menghujat di media sosial karena
pengambilan foto-foto testimony ataupun foto-foto produk yang dijual tanpa
izin.








Komentar
Posting Komentar