PEMALAS(karena biasa bukan berarti tak berdosa)



PEMALAS(karena biasa bukan berarti tak berdosa)
Semua manusia pasti punya rasa malas baik dalam hal kecil maupun besar, baik disadari maupun yang tidak disadari. Nah saya akan menguraikan pada blog ini tentang seorang pemalas.

Banyak sekali contoh-contoh kemalasan yang ada disekitar kita. Seorang perempuan ketika mendengar adzan, ia tak segera menjawabnya. Ia enak mengobrol dengan temannya padahal adzan suda berkumandang. Atau enggan beranjak dari televise yang sedang menayangkan acara yang menarik. Ketika waktu sholat hampir habis ia malah tergesa-gesa mengerjakannya diakhir waktu. Seorang perempuan menjadi pegawai disebuah instasi tidak menggunakan waktunya dengan baik pada jam kerjanya. Ia enak-enak nongkrong di mall, berbelanja, makan makan bersama teman_teman padahal ada pekerjaan yang harus diselesaikan, dan ia telah digaji untuk mengerjakannya dengan baik, yaahhh ibaratnya kalau kata anak sekarang sih makan gaji buta. Perbuatan malas semacam ini sama saja mengabaikan amanah yang telah dipikulnya.
Selanjutnya salah satu contoh dosa yang tidak disadari oleh wanita adalah ketika seorang perempuan mengaku sakit padahal ia masih kuat untuk menjalankan tugas-tugasnya. Padahal ia masih mampu dalam mengerjakannya, seorang perempuan yang sudah dikaruniai harta benda yang cukup sehingga Allah membuka kesempatan baginya untuk menunaikan ibadah haji. Namun ia enggan mengerjakannya, atau terus menunda batas yang tidak ditentukan. Sampai akhirnya lupa bahwa kesempatan yang disediakan ALLAH SWT telah habis. Ia sibuk mengurusi urusan duniawi nya sehingga malas terhadap kewajibannya sebagai umat muslim.
Seorang muslimah itu harus k
uat, tidak malas, bersemangat, rajin, beramal, dan berkemauan kuat, karena malas adalah akhlak tercela. Rosulullah SAW. Memerintahkan kaum muslimin beramal , “berkerjalah terhadap apa saja yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah, jika sesuatu terjadi padamu makan jangan katakana.’ Seandainya aku melakukan hal ini pasti akan terjadi ini dan itu,’ namun katakana Allah telah mentetapkan dan apa yang dia kehendaki maka dia kerjakan, karena kata “seandainya” itu membuka pekerjaan syaitan. “(HR MUSLIM)
Oleh karena itu , seorang tidak boleh berdiam diri ketika diamanahi pekerjaan. Ia tidak bole malas atau meninggalkan tanggung jawabnya dan beralih ke pekerjaan lainnya. Ia harus memberikan manfaat, baik bagi dirinya maupun orang lain, baik sesame manusia maaupun terhadap Allah. Ia harus menyingkirkan sikap malas karena ALLAH SWT. Memerintahkan setiap muslim untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
Semua yang telah dilakukan oleh kedua tangan, itu lebih baik dari pada disimpan untuk diri sendiri didunia. Kata harits bin suwaid, Abdullah mengatakan bahwa Rosulullah SAW bersabda, “siapakah diantara kamu yang menyukai hartanya dari paa ahli warisnya.? Mereka menjawab, “tidak ada diantara kami ya rosulullah, melainkan lebih menyukai hartanya dari pada ahli warisnya.” Rosulullah bersabda, “khendaklah kamu mengetahui apa yang kamu katakana itu.” Mereka mengatakan . “kami tidak mengetahui kecuali hanya itu wahai rosulullah.”lalu rosulullah bersabda,” sesungguhnya harta kamu semua adalah apa yang didahulukan (menafkahkannya) . dan harta ahli warris itu adalah harta yang diakhirkan (menafkahkannya). “ (HR. Imam Bukhari dan an-Nasa’i)
Allah SWT . juga mengajarkan supaya kita memohon ampunan dengan memperbanyak dzikir kepada-Nya untuk semua urusan karena dialah maha pengampun lagi maha penyayang terhadap orang yng memohon ampunan kepadanya. Kita harus berlindung kepada Allah dari hal malas dan tak berdaya. Semoga kita terhindar dari perbuatan-perbuatan yang tidak di Ridho’I-Nya. Semoga setiap gerak langkah menjadi manfaat bagi kita semua. Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnn.
Terimakasih J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CITA CITA YANG TERTUNDA

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

kata mutiara islam