SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN



PERANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS PERUSAHAAN
A.    Konsep Sistem Informasi
Setiap organisasi memerlukan informasi dalam menunjang kegiatan baik yang terorganisir maupun yang tidak terorganisir. Informasi ini dapat membantu manajemen dalam mengadakan transaksi maupun dalam pengambilan keputusan. Proses ini dinamakan Sistem Informasi Manajemen.
Barry E. Cushing mengemukakan pengertian Sistem Informasi Manajemen sebagai berikut
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu kumpulan manusia dan sumber modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab untuk pengumpulan dan pengolahan data untuk menghasilkan informasi yang berguna bagi setiap tingkat manajemen dalam perencanaan dan pengendalian aktivitas-aktivitas organisasi (1986 : 10)
Berdasarkan definisi di atas bahwa SIM menitikberatkan pada integritas, konsep user machine, mendukung operasi dan pengambilan keputusan seorang manajer serta dilakukan dalam sebuah organisasi.
Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memnuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.
Agar pelaksanaan sistem informasi manajemen dapat mendukung kegiatan organisasi maka pelaksanaannya harus sesuai dengan aturan-aturan tertentu agar sistem informasi manajemen tersebut berjalan efektif. Salah satunya adalah dilaksanakan sesuai dengan fungsi dari sistem informasi manajamen.

B.     Konsep Pengambilan Keputusan
Menurut Terry (dalam Ibnu Syamsi, 1995: 5) pengambilan keputusan adalah tindakan pimpinan untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam organisasi yang dipimpinnya dengan melalui pemilihan satu di antara alternatif-alternatif yang dimungkinkan H
Jadi pada hakekatnya, “pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakekat suatu masalah, pengumpulan fakta-fakta dan data, penentuan yang matang dari alternatif yang dihasilkan dan mengambil tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat”. Dengan perkataan lain : Pengambilan Keputusan adalah suatu teknik untuk memecahkan suatu masalah dengan menggunakan teknik-teknik ilmiah.

C.     Dasar dan Faktor Pengambilan Keputusan
Dalam prakteknya pengambilan keputusan sangat tergantung dari macam permasalahan yang dihadapinya, namun juga sangat tergantung pada individu yang membuat keputusan. Terry (dalam Ibnu Syamsi, 1995: 16-23) mengemukakan dasar pengambilan keputusan sebagai berikut:
1. Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi
2. Pengambilan keputusan rasional
3. Pengambilan keputusan berdasarkan fakta
4. Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman
5. Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang
Sedangkan faktor-faktor pengambilan keputusan Ibnu Syamsi (1995: 23) adalah :
1. Keadaan intern organisasi
2. Tersedianya informasi yang dibutuhkan
3. Keadaan ekstern organisasi
4. Kepribadian dan kecakapan pengambil keputusan



D.    Model Pengambilan Keputusan
Intelligence (Penyelidikan) :
Lingkungan intern dan ekstern dari pengambil keputusan diselidiki untuk menemukan kondisi yang memerlukan keputusan, lalu dikumpulkan informasi tentang aneka kondisi itu.
Design (Disain/Perancangan) :
Berbagai macam tindakan yang tersedia pada para pengambil keputusan itu ditetapkan lalu dianalisa setelah melacak problematik pemecahan potensial bagi masing-masing masalah keputusan.
Choice (Pilihan) :
Salah satu langkah tindakan itu dipilih untuk dilaksanakan atas dasar penilaian tentang keefektifannya guna mencapai sasaran.
Jadi proses keputusan dapat dianggap sebagai sebuah arus dari intelijen sampai disain dan kemudian pilihan. Tetapi pada setiap tahap hasilnya mungkin dikembalikan ke tahap sebelumnya untuk dimulai lagi. Tahapan tersebut merupakan unsur-unsur sebuah proses yang berkesinambungan, misal : pilihan mungkin menolak semua alternatif dan kembali ke tahap perancangan untuk menerbitkan pemecahan tambahan.
Jelasnya dapat terlihat dari bagan Arus / Proses Keputusan sebagai berikut :
Dalam suatu karya kemudian Simon menambahkan tahap yang keempat yang disebutnya tahap Review atau tahap Peninjauan.

Suatu uraian lebih terperinci mengenai proses pengambilan keputusan adalah yang dikemukakan oleh Eilon. Ia melukiskannya dalam 8 (delapan) tahap :
1. Masukan (input) informasi.
2. Analisis dari informasi yang tersedia.
3. Spesifikasi tolok ukur dari prestasi dan biaya.
4. Pembuatan model tentang situasi keputusan.
5. Perumusan beraneka alternatif (atau strategi) yang tersedia bagi pengambil keputusan.
6. Peramalan mengenai hasil masing-masing alternatif.
7. Perincian kriteria pilihan diantara berbagai alternatif.
8. Penjelasan pemecahan situasi keputusan.

Model Simon maupun Eilon keduanya menyajikan suatu kerangka awal untuk mempertimbangkan proses keputusan dan memberi gambaran tentang urutan tindakan yang perlu dilakukan sebelum situasi keputusannya dapat diselesaikan.
KESIMPULAN
Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem yang dibutuhkan dalam kegiatan organisasi. Hal ini dilakukan karena organisasi atau perusahaan semakin lama semakin komplek. Serta terjadinya perubahan radikal yang terjadi dalam suatu organisasi.
SIM diperlukan suatu organisasi selain berkaitan dengan kegiatan operasi juga dapat mendukung pengambilan keputusan seorang manajer. Proses pengambilan keputusan berkaitan dengan penyelidikan, rancangan dan pilihan serta dilakukan suatu evaluasi atau review.
Untuk itu pengambilan keputusan ini memerlukan suatu data yang up to date (segar), dapat dipertanggungjawabkan dan dapat menjangkau semua level dalam organisasi. Masing-masing level manajer memerlukan informasi dibedakan berdasarkan tingkatan yang ada. Hal yang membedakan lainnya hanyalah dilihat dari tinbgkat standarisasik, klasifikasi, generalisasi dan penyaringan informasi.
Oleh karena itu perlu adanya keamanan informasi. Hal ini berkaitan dengan kerahasiaan informasi yang diperoleh oleh seorang manajer, integritas dan adanya ketersediaan informasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CITA CITA YANG TERTUNDA

kata mutiara islam